Karya ilmiah merupakan karya tulis yang bersifat formal oleh karena itu penulisannya harus berdasarkan ketentuan – ketentuan baku penulisan karya ilmiah. Ada banyak sekali tatacara penulisan karya ilmiah ini, namun di sini Kg. Deris hanya akan membahas sedikit saja dan sisanya silahkan para pembaca untuk mencarinya lebih lanjut dari berbagai sumber.
Teknik penulisan karya ilmiah ini adalah menyangkut sistematika penulisan, cara merujuk dan menulis daftar pustaka / rujukan, tabel / gambar, bahasa, termasuk juga penerapan ejaan.
Sistematika penulisan Skripsi, Tesis, Disertasi, Makalah, dan Laporan Penelitian adalah sebagai berikut :
Peringkat 1
Tulisan Bab dan Judul Bab semuanya ditulis dengan huruf kapital, bold/tebal, dan diletakan ditengah – tengah
Peringkat 2
Ditulis dengan huruf capital semua, bold, dan diletakan di sebelah kiri
Peringkat 3
Ditulis dengan huruf capital kecil, bold, dan diletakan di tepi kiri
Peringkat 4
Ditulis dengan huruf capital kecil, italic / miring, bold, dan diletakan ditepi kiri
Peringkat 5
Ditulis dengan huruf kecil, 1.2 cm dari tepi kiri, bold, dan diakhiri dengan titik.
Berikut adalah adalah teknik penulisan Rujukan / Daftar Pustaka:
Rujukan Kutipan Langsung
Contoh:
Sobroto (1990:123) menyimpulkan “Ada hubungan yang erat antara social ekonomi dengan kemajuan belajar”.
Rujukan Kutipan Tidak Langsung
Contoh:
Salimin; (1990: 13 ) tidak menduga bahwa mahasiswa tahun ketiga lebih baik daripada mahasiswa tahun keempat.
Rujukan dari Buku
Contoh:
Aqiq, Zainal 2002, Profesionalisme Guru Dalam Pembelajaran, Surabaya, Insan Cendikia.
Rujukan dari Artikel dalam Jurnal
Contoh:
Hanafi, A. 1989. Partisipasi dalam siaran Pedesaan dan Pengadopsian Inovasi. Forum Penelitian, I (I); 33-47.
Rujukan dari Artikel dalam Surat Kabar / Majalah
Contoh:
Huda, M. 13 November, 1991: Menyiasati Krisis Listrik Musim Kering, Jawa Pos, Hlm. 6
Rujukan dari Dokumen Resmi Pemerintah
Contoh:
UU RI No 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, 1990, Jakarta: PT. Armas Duta Jaya.
Rujukan dari Lembaga
Contoh:
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1978. Pedoman Penulisan Laporan Penelitian, Jakarta:Depdikbud.
Rujukan dari Karya Terjemahan
Contoh:
Ary D., Jacobs, Lc. & Razaviech, A. Tanpa Tahun. Pengantar Penelitian Pendidikan, Terjemahan oleh Arief Furchan. 1982, Surabaya: Usaha Nasional.
Rujukan dari Skripsi, Tesisi atau Disertasi
Contoh:
Pangaribuan, T.T. 1992. Perkembangan Kompetensi Kewacanaan Pembelajaran Bahasa Inggris di LPTK.Disertasi Malang PPS IKIP Malang.
Rujukan dari Makalah
Contoh:
Krim, Z. 1987. Tata Kota di Negara-Negara Berkembang. Makalah disajikan pada Seminar Tata Kota, BAPPEDA Jawa Timur,Surabaya: 1-2 September.
Rujukan dari Internet
Contoh:
Naga, Sali S., (IKIP Jkt@indo.net.id). 1 Oktober 97 Artikel untuk JIP. E-mail kepada Ali Saukah (jipsi @ mig. Vwcn.or.id)
Rujukan dari CD-ROM
Contoh:
Sama dengan Jurnal, ditambah penyebutan CD-ROM dalam kurung.
Penulisan Tabel
Judul table ditulis dengan huruf capital kecil, tanpa diakhiri dengan tanda titik ( . ). Nomor tabel dengan angka Arab.
Penyajian Gambar
Judul gambar harus ditempatkan di bawah gambar penulisan judul gambar sama dengan judul table.
Penggunaan Bahasa
Penulisan karya ilmiah hendaknya menggunakan bahasa yang jelas, lugas, tepat, dan formal, serta menggunakan ejaan yang tepat.
Pengetikan Naskah
Menggunakan kertas HVS ukuran A4. margin atas 3cm, margin kiri dan kanan masing-masing 3cm.
Sumber: aqib, Zainal 2004. Karya Tulis Ilmiah Bagi Pengembangan Profesi Guru,Bandung, CV. Yrama Widya.
……..
http://www.yrama-widya.co.id
Label
Aneka Wisata
(1)
Asal Muasal
(1)
Beja ti Kota
(1)
Beja ti Lembur
(3)
Download
(3)
Informasi
(7)
Makalah
(8)
Panganteur
(1)
Paskibra
(1)
Pemilu
(1)
Sosok
(1)
Tugas Akhir Kelas IX
(1)
TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH
Sabtu, 18 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar